![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlyh8xuf4RD02bv_eWp3-_MZFBUaZzY6AIug-9ahQ-IzWSsq4TCTHj7tTKMzXDPyoMCXuAj_wqduArQwUCDoywmutI6sIJinBFwrkqeL4il0KWw9vqSYlO018mjtb4kHb2ACCSxmHi2V_4/s1600/arus-balik-pemudik-bermotor-padati-karawang.jpg)
(Foto: Arus Mudik Cikampek)
Reporter: Aldo Septian / Posted: 01:40 WIB
- Arus balik, Pemudik Bermotor Padati Karawang | Pemudik yang kembali ke arah Jakarta dari arah Jawa Tengah terus memadati jalur Pantura hingga Jumat (24/8) malam. Di sepanjang jalan utama Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pemudik yang mengendarai sepeda motor mendominasi.
Jumlah pemudik bermotor terlihat sangat banyak selepas Simpang Jomin. Iring-iringan pemudik balik sepeda motor tersebut nyaris tidak pernah putus di sepanjang jalan arteri atau jalan utama Karawang. Umumnya, mereka cukup banyak membawa barang-barang yang disimpan pada bagian depan dan bagian belakang kendaraannya.
Dalam satu sepeda motor, ditemukan sejumlah pemudik balik bersepeda motor yang membonceng lebih dari dua orang. Bahkan, terlihat pemudik balik bersepeda motor yang memboncengi istri beserta dua hingga tiga anaknya yang masih kecil.
Salah seorang petugas di Simpang Jomin, mengatakan, dibandingkan pada Jumat pagi hingga siang, arus balik pemudik balik bersepeda motor dari arah Jawa Tengah menuju arah Jakarta cukup mengalami peningkatan pada Jumat malam.
Para pemudik balik bersepeda motor tujuan Jakarta itu sendiri harus lurus saat di Simpang Jomin, untuk melintasi jalan utama Karawang.
Sesampainya di pertigaan Warung Bambu, pemudik balik bersepeda motor yang akan ke Jakarta dan sekitarnya harus melewati jalan Lingkar By Pass, dan tembus ke wilayah Tanjungpura (perbatasan Bekasi-Karawang). Jalur itu mesti dilewati pemudik, agar mereka tidak terjebak macet di wilayah perkotaan Karawang.
Sementara itu, di tengah ramainya arus lalu lintas pemudik balik sepeda motor, masjid-masjid yang berada di sepanjang jalan utama Karawang dipadati pemudik balik. Di masjid-masjid, para pemudik balik itu beristirahat sambil tidur-tiduran, jajan, serta melaksanakan ibadah salat.
"Masjid itu tempat paling ideal untuk istirahat. Karena sambil istirahat setelah menempuh perjalanan jauh, kita bisa melaksanakan salat," kata seorang pemudik balik sepeda motor, Adi, di Karawang, Jumat kepada Antara.
"Maaf apabila pengambilan foto tampak tidak jelas dilihat."
By: Aldo Septian /
www.isugosip.blogspot.com