![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghtOZKezd8f3CFRY4aXrct48KUN_tlN5kEyCEpMXWvyd5osR-qhPNRdrYrNJjBgTrykwiGBPsfintbEaE7nl9D4Om-nomGQpUV5X8Ly31pJ5mP27L495iOy5EBIzi4GJu4NmI4ltc9EUz-/s640/investor-menunggu-saham-ditutup-menguat-tipis.jpg)
- Investor Menunggu, Saham Ditutup Menguat Tipis | Perilaku investor yang lebih cenderung menunggu adanya sentimen positif baik dalam maupun luar negeri hanya mampu mengangkat indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup naik 5,13 poin atau 0,13 persen menjadi 4.090,71 pada Rabu (8/8).
Setelah terjadi aksi ambil untung pada Selasa (7/8) lalu, IHSG hari ini mencoba untuk terakselerasi. Namun, sentimen dari regional Asia yang belum pasti menahan laju penguatan perdagangan saham.
Di regional, indeks Nikkei 225 menguat 77,85 poin atau 0,88 persen menjadi 8.881,16, Hang Seng melemah 7,03 poin atau 0,04 persen menjadi 20.065,52 dan Straits Times menguat 18,55 poin atau 0,6 persen.
Saham Multi Prima Sejahtera (LPIN) yang menguat 11,17 persen menjadi 24.600 telah berhasil mendongkrak saham sektor industri aneka sebesar 1,16 persen. Sementara saham sektor konsumer naik 0,73 persen, saham pertanian menguat 0,63 persen.
Meski begitu, terdapat tiga sektor yang mengalami pelemahan. Saham Semen Gresik (SMGR) yang turun 1,96 persen telah menekan saham sektor industri bahan dasar yang melemah 1,09 persen. Sementara saham sektor pertambangan melemah 0,69 persen dan infrastruktur turun 0,19 persen.
Perdagangan hari ini diramaikan dengan transaksi 7 miliar lembar saham dengan nilai Rp 3,9 triliun. Sementara nilai tukar Rupiah ditutup melemah tipis menjadi Rp 9.475 per USD.
[Agus/]
www.isugosip.blogspot.com