![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn4LfDfWXAWUDbQcG7aNYOiZfUSn3Vvo8e9xAbijRQeZUIVnRQ2NqvDlc4sqalzm4B3lVPw7acBcYcovqRUvhhC2baTzZb0FcXPFa6lO6DFrO2xXp4hzBNikSZ50hyphenhyphenJbKDvxzr_4TqSZMl/s1600/ketua-dpr-kecam-pejabat-transfer-apbn-ke-kantong-pribadi.jpg)
(Foto: Marzuki Alie)
Reporter: Putra Riyanto
- Ketua DPR Kecam Pejabat Transfer APBN Ke Kantong Pribadi | Ketua DPR, Marzuki Alie tidak membenarkan apapun pemindahan anggaran APBN/APBD ke rekening pribadi bendaharawanan. Sebab, hal itu merupakan pemaksaan untuk menghabiskan anggaran.
"Itulah yang namanya pemaksaan untuk menghabiskan anggaran, bagaimana sistem diubah andaikata nyatanya terjadi kasus seperti itu," ujar Marzuki melalui pesan singkatnya, Senin (28/8).
Marzuki mengatakan, harus ada solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Karena jika dilakukan pembiaran maka dana yang masih baru akan disisihkan ke rekening pribadi. "Apapun alasannya salah," tandasnya.
Seperti diketahui, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengingatkan perlunya pemantauan penyerapan anggaran APBN dan APBD dalam Triwulan ke IV ini. Sebab, modus tindakan koruptif dilakukan dengan cara memindahkan dana anggaran APBD ke rekening pribadi.
"Bisa saja mereka mengaku bahwa tindakan ini adalah untuk mensiasati sistem pertanggungjawaban anggaran yang tidak boleh melewati tanggal 18 Desember. Tetapi perbuatan seperti ini, apapun tujuannya, tetap tidak bisa ditolerir. Pada saat seorang pejabat memindahkan uang negara ke kantong pribadinya, itu sudah masuk definisi korupsi," ujar Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso melalui pesan singkatnya, Minggu (27/8).
Agus mengingatkan agar setiap pimpinan memantau secara seksama penyerapan anggaran sebagaimana yang telah direncanakan oleh instansi masing-masing. Karena dari data PPATK, korupsi terjadi karena peluang, yaitu menumpuknya realisasi anggaran di akhir tahun anggaran.
Dia pun mengatakan jika kasus seperti ini sering terjadi setiap tahun, dan menyebar di seluruh daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pengawasan dan pemantauan penyerapan anggaran harus senantiasa dilakukan para pimpinan.
www.isugosip.blogspot.com