![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiF8K9LUWNhgJj84P6O-2RW_gj-U8m-pjC7YrIgw-2hmVW_PzbeQj9S5fHmcrJEFOti6sHdEzoU1Xkf-3C2kK80nV_yttZE26WDw12blzem7p8ovwHeE560ds2BJW_cYrqLjzUkj4dPwkE/s1600/korban-kecelakaan-selama-mudik-di-sumut-banyak-tak-punya-sim.jpg)
(Foto: Truk Terguling)
Reporter: Septian Nugroho
- Korban Kecelakaan Selama Mudik Di Sumut Banyak Tak Punya SIM | Polda Sumut merilis data kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran. Jumlah korban meninggal hingga H+4 di daerah ini mencapai 232 jiwa.
Data Regional Traffic Management Center Polda Sumatera Utara mencatat, hingga H+4, terdapat 544 korban kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, 448 orang ternyata tidak dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Korban kecelakaan ini didominasi pengendara sepeda motor," kata Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Polda Sumatera Utara Komisaris Polisi RK Aritonang di Medan, Jumat (24/8).
Dari segi usia, korban kecelakaan paling banyak berusia antara 16 hingga 20 tahun. Jumlahnya mencapai 103 orang. Di bawahnya menyusul korban berusia 21-25 tahun.
Aritonang juga mengatakan, hingga H+4 lebaran tahun 2012, terjadi 232 kali kecelakaan lalu lintas. Jumlah ini menurun dibandingkan 279 kecelakaan pada tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada korban meninggal dunia, tahun ini 67 jiwa sedangkan tahun lalu 75 jiwa. Sementara itu korban luka naik dari 324 menjadi 484 orang.
Seperti di daerah lain, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara didominasi sepeda motor dengan jumlah kasus 277 dari total 425 kecelakaan. "Jumlah ini naik hampir 14% jika dibandingkan tahun lalu yang hanya 244 kasus," katanya.
www.isugosip.blogspot.com