![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv0eU4bRLRIFZ2tMQop7G7wKVJHfG-xh4C74YqNb0cG8Ui7UDkgg-hPxVHlMM7nhEj2LVWDMh2Pemb23MLFQF5wsXnvu0lSKa25eiYe3-sd06szGLaUt3wXwYZz3nqrkZSdEo2lhOFGFWS/s1600/tertahan-di-merak-muatan-sembako-ratusan-truk-terancam-busuk.jpg)
- Tertahan Di Merak, Muatan Sembako Ratusan Truk Terancam Busuk | Ratusan truk yang membawa kebutuhan sembilan bahan Pokok (Sembako) dengan tujuan pulau Sumatera sejak Rabu malam kemarin tertahan di pos penampungan Pelabuhan Merak, Banten. Truk-truk tersebut antara lain berisi cabai, bawang, buah dan daging.
Para sopir terpaksa menunggu berjam-jam karena pihak pelabuhan belum juga mengangkut mereka. "Sejak jam 12 malam kemarin, truk yang saya bawa belum juga bisa naik kapal," kata Agus kepada merdeka.com, di Pos PJKA Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (16/8).
Menurutnya, PT ASDP Merak seharusnya mempriotaskan truk yang mengangkut sembako. Selain itu dia juga menyesalkan pihak Pelabuhan Merak yang hanya membuka empat dermaga untuk penyeberangan ke Bakauheni.
"Seharusnya muatan sembako diperbolehkan, yang tidak boleh itu truk muatan barang," kata Agus.
Sementara itu, sopir pengangkut cabai tujuan Palembang, Muchtar, mengatakan jika muatannya tidak sampai di Kota Palembang besok hari maka cabai di truknya akan membusuk.
"Seharusnya dibuka dermaga khusus untuk truk muatan, sehingga kita tidak harus menunggu lama seperti ini. Kalau besok saya tidak sampai di Palembang, cabai yang saya bawa akan busuk," kata Muchar.
Pantauan merdeka.com di lokasi, sejak pos PJKA hingga pintu masuk Simpang Teknik Pelabuhan Merak, ratusan truk terpaksa mematikan mesinnya karena menunggu masuk pelabuhan yang kini ditutup petugas. Sedangkan truk yang sudah masuk ke dalam pos penampungan hingga saat ini masih juga belum bisa menyeberang.
www.isugosip.blogspot.com